Lima Strategi Melindungi Jantung Tanpa Obat Obatan

Jaga kesehatan jantung anda
Jaga kesehatan jantung anda

Penyakit jantung mungkin merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia, tetapi itu belum tentu menjadi takdir anda. Meski kita tidak dapat merubah beberapa fakor resiko seperti keturunan, umur dan jenis kelamin, ada beberapa cara untuk pencegahan penyakit jantung yang dapat dilakukan tanpa pengobatan medis, antara lain ada lima strategi yang perlu kita terapkan dalam kehidupan kita sehari hari, antara lain:

  1. Olahraga 30 Menit Setiap Hari

Dengan melakukan olahraga secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit jantung yang fatal. Bila anda menggabungkan aktivitas fisik dengan pola hidup lain, seperti menjaga berat badan, hasilnya akan lebih baik. Aktivitas fisik dapat mengontrol berat badan dan mengurangi beban jantung, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Hal ini juga dapat mengurangi stress yang juga menjadi penyebab penyakit jantung. Cobalah melakukan olahraga selama 30-60 menit tiap harinya. Sependek apapun waktunya akan tetap bermanfaat bagi jantung, jika anda tidak biasa berlama lama untuk berolahraga, 10 menit pun akan berguna.

Aktivitas sehari hari seperti berkebun, membersihkan rumah, naik turun tangga, mengajak anjing jalan jalan sekitar kompleks rumah sudah termasuk olahraga. Anda tidak harus berolahraga dengan intens, yang penting rutin anda lakukan setiap hari.

  1. Lakukan Diet Jantung Sehat

Melakukan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) atau diet anti hipertensi dapat melindungi jantung anda. Melakukan DASH adalah makan makanan rendah lemak, kolesterol, dan garam. Diet ini kaya akan buah2an, sayuran, gandum utuh, dan kebutuhan harian rendah lemak, yang membantu perlindungan jantung.

Kacang kacangan, dan beberapa jenis ikan juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Melakukan diet sehat jantung juga berarti pengendalian alkohol tidak lebih dari 2 gelas sehari bagi pria dan 1 gelas sehari bagi wanita. Dalam jumlah sedikit, alkohol dapat melindungi jantung dan tidak membahayakan.

  1. Jangan Merokok Atau Mengkonsumsi Tembakau

Merokok atau mengkonsumsi tembakau adalah salah satu faktor utama penyebab penyakit jantung. Bahan kimia dalam tembakau dapat merusak jantung dan saluran darah, menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang merupakan sebab utama serangan jantung.

Tambahan zat berbahaya seperti tar dan nikotin dalam rokok juga membuat jantung bekerja lebih keras dengan menyempitkan pembuluh darah dan memacu jantung dan meningkatkan tekanan darah, karbon monoksida dalam rokok menggantikan oksigen dalam darah.

Kabar baiknya saat anda berhenti merokok, resiko penyakit jantung akan menurun secara drastis dalam waktu setahun. Dan seberapa lama pun anda menjadi perokok, anda akan segera merasakan efek baik ini bila anda berhenti merokok.

  1. Menjaga Berat Badan Ideal

Saat dewasa, tambahan berat badan kita kebanyakan adalah lemak dan bukan otot. Kelebihan berat badan ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes.

Untuk mengetahui berat badan ideal anda, hitunglah indeks massa tubuhyang membandingkan tinggi dan berat anda, dan menentukan prosentase kesehatan lemak tubuh. Indeks massa tubuh 25 atau lebih menunjukkan lemak darah dan tekanan darah yang tinggi, dan meningkatkan resiko penyakit jantung atau stroke.

Indeks massa tubuh adalah pengukuran yang baik, tapi kurang sempurna. Otot lebih berat dari lemak. Seseorang yang berotot dan sehat jasmani dapat memiliki indeks massa tubuh yang tinggi tanpa terkena resiko penyakit. Karena itu, pengukuran pinggang juga merupakan alat untuk mengukur lemak perut.

Untuk orang Asia, WHO merekomendasikan batas lingkar pinggang yaitu 90 cm untuk laki laki dan 80cm untuk perempuan. Sekecil apapun pengurangan lemak sangat bermanfaat. Mengurangi 10 persen lemak tubuh dapat meringankan tekanan darah, menurunkan koresterol dan mengurangi resiko diabetes.

Baca juga informasi mengenai obat herbal jantung koroner yang ampuh mengatasi penyakit jantung.

  1. Lakukan Cek Kesehatan Reguler

Cek kesehatan regular dapat mengukur kesehatan anda dan apakah anda perlu mengambil langkah pengobatan, beberapa hal yang perlu dicek antara lain:

  • Tekanan Darah, Orang dewasa perlu melakukan pengukuran tekanan darah tiap dua tahun. Anda mungkin perlu pengukuran lebih sering jika tekanan darah anda tidak ideal atau anda beresiko penyakit jantung. Tekanan jantung yang optimal adalah kurang dari 120/80 milimeter per mercury.
  • Kadar Kolesterol. Orang dewasa di ukur kadar kolesterolnya setiap lima tahun sekali mulai umur 20 tahun. Anak kecil juga perlu di ukur kadar kolesterolnya jika keluarga mereka memiliki catatan penyakit jantung.
  • Kadar Diabetes, pemeriksaan diabetes perlu dipertimbangkan karena diabetes adalah penyebab penyakit jantung. Konsultasi pada dokter anda jika anda menginginkan puasa gula darah untuk tes diabetes. Jika anda kelebihan berat badan, atau keluarga anda memiliki catatan diabetes, dokter mungkin akan merekomendasikan tes diabetes pada umur 30 sampai 45 tahun dan kemudian mengetes ulang tiap lima tahun.

Leave a Reply